WahanaNews.co | Badan Pengendali Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan sekitar 200 kepala keluarga di kawasan Batu Busuk Kecamatan Pauh terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran sungai usai hujan deras yang mengguyur kota tersebut sejak Senin (23/1) siang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Basril di Padang, Selasa dinihari mengatakan 200 kepala keluarga ini merupakan kelompok rentan yang terindikasi terdampak banjir yang coba dievakuasi.
Baca Juga:
PLN UID Sulutenggo Salurkan Bantuan TJSL untuk Korban Banjir di Manado
"Untuk angka pasti korban terdampak kita masih kumpulkan dan ini merupakan informasi dari RT dan RW setempat," kata dia.
Pihaknya mencoba evakuasi secara perlahan-lahan karena banjir ini akibat sungai yang datang dengan kecepatan tinggi dari hulu sehingga perlu petugas yang profesional dalam melakukan penanganan.
Menurut dia aliran sungai ini sangat kencang dan jika salah mengambil tindakan maka petugas bisa hanyut akibat aliran air yang sangat kencang.
Baca Juga:
Tanggapi Aspirasi FWR DAS Rawalumbu, Komisi II Bakal Lakukan Hal Ini
"Alhamdulillah kita evakuasi warga satu per satu dan semua berjalan alam dan lancar," kata dia, melansir Antara.
Ia mengatakan kendala yang dialami petugas dalam melakukan evakuasi adalah akses jalan ke lokasi yang tidak dapat dilalui mobil sehingga petugas terpaksa mengangkat perahu karet yang akan digunakan mengevakuasi warga.
"Ini menjadi tantangan tersendiri dan dalam melakukan evakuasi memang harus cepat dan tepat sehingga tidak melakukan kesalahan," kata dia.