WahanaNews.co | Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Aceh Utara membuat 26 desa di lima kecamatan terendam banjir pada Minggu (27/2/2022).
Ketinggian air mencapai 50 centimeter.
Baca Juga:
PLN UID Sulutenggo Salurkan Bantuan TJSL untuk Korban Banjir di Manado
Hujan tersebut juga membuat air sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pirak meluap sehingga merendam pemukiman warga di 26 desa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, menyebutkan, wilayah yang terendam tersebut berdekatan dengan daerah aliran sungai, sehingga air dengan cepat merendam rumah warga.
"Air sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pirak meluap sehingga mulai merendam badan jalan dan mengalir ke pemukiman penduduk," kata Ilyas dalam keterangannya.
Baca Juga:
Tanggapi Aspirasi FWR DAS Rawalumbu, Komisi II Bakal Lakukan Hal Ini
Lima kecamatan yang terendam banjir yaitu Kecamatan Pirak Timu sembilan desa, Matangkuli 13 desa, Kecamatan Lhoksukon 2 desa, Kecamatan Tanah Luas dan Langkahan masing-masing satu desa.
Sejauh ini korban terdampak banjir mencapai 2.669 jiwa.
Sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, pihak BPBD setempat saat ini masih melakukan pendataan terkait warga yang mengungsi.
"Total korban terdampak banjir di Kecamatan Pirak Timu 2669 jiwa, Kecamatan lainnya masih dalam pendataan," ujar Ilyas.[gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.