Proses pemadaman api memang terbilang sulit.
Selain berada di tepi jurang, mereka juga berisiko terjebak dalam semak yang terus dibantai kobaran api.
Baca Juga:
Lembaga Gemawan Kalbar Perkuat Kolaborasi dan Kapasitas Masyarakat Tangani Karhutla di Tapak
Begitu pun, kata Kompol Suherman, meski sempat mengalami kendala dalam upaya pemadaman dikarenakan kencangnya hembusan angin dititik lokasi, dan akses jalan yang rumit, namun dua tim yang telah dibagi guna mempercepat kinerja berhasil memadamkan api.
"Personil Polres Samosir, dibantu oleh Team Manggala Agni Kabupaten Samosir, Camat Pangururan, dan juga Kalaksa BPBD Samosir, sampai pukul 05.00 WIB pagi, berhasil memadamkan api. Lalu, kami beserta Team Manggala Agni masih stand by di sekitaran lokasi kebakaran," kata Kompol Suherman Siregar.
Polres Samosir dalam hal memerangi karhutla di wilayahnya teramat serius.
Baca Juga:
Pemerintah Kota Pontianak Perhatikan Pemasangan Hidran untuk Minimalkan Risiko Kebakaran Permukiman
Baru-baru ini, sebelum karhutla marak seperti belakangan ini, Kapolres Samosir secara mendadak mengumpulkan Forkompimda, mulai dari Bupati Samosir hingga Camat dan beberapa Kades.
Pertemuan dimaksud tentu untuk mencegah hingga menanggulangi kebakaran.
Pertemuan tersebut berhasil menyepakati MoU yang diprakarsai AKBP Josua Tampubolon.