WAHANANEWS.CO, Jakarta - Alvino Purba bersama adiknya ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius setelah diduga berulang kali mendapatkan perlakuan kasar dari seorang perempuan berinisial ES (45) di kawasan Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional Sidikalang.
Kasus dugaan penganiayaan terhadap kedua bocah itu kemudian memicu keprihatinan masyarakat karena berdasarkan keterangan warga sekitar, kekerasan diduga bukan pertama kali terjadi.
Baca Juga:
Pengasuh 2 Bocah di Sidikalang Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Motif Kekerasan karena Uang Mingguan
Warga yang berada di sekitar lokasi menyebut kedua korban kerap mengalami perlakuan kasar dari pengasuhnya sebelum kasus tersebut akhirnya terungkap.
Akibat dugaan penganiayaan itu, Alvino mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh, telinga masih mengeluarkan darah, serta tangan kiri patah yang diduga akibat diputar oleh pelaku.
Kondisi tersebut membuat Alvino harus mendapatkan tindakan medis hingga menjalani operasi di RSUD Sidikalang.
Baca Juga:
Wakapolres Dairi Jenguk 2 Bocah Korban Kekerasan
Sementara itu, adiknya yang berusia enam tahun ditemukan dengan sejumlah luka dan bekas cubitan pada berbagai bagian tubuh.
Kepala UPT Perlindungan Anak dan Perempuan Dinas P2KBP3A Eva Napitupulu mengatakan salah seorang korban mengaku mengalami penyiksaan selama tinggal di rumah ES.
“Korban mengaku disiksa, dia dititipkan ayahnya di rumah ES,” ungkap Eva Napitupulu.