WAHANANEWS.CO, Jakarta - Luka lebam pada wajah bocah perempuan berusia 9 tahun di Batam membongkar dugaan penganiayaan yang semula disebut hanya akibat jatuh di dekat kamar mandi.
Bocah perempuan berinisial A di Kota Batam, Kepulauan Riau, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu tirinya.
Baca Juga:
Selebgram Adam Deni Ditahan, Diduga Bawa Airsoftgun dan Rusak Ruko di Cilincing
Kasus tersebut terungkap setelah ayah korban meminta bantuan donasi untuk pengobatan anaknya kepada komunitas driver online di Batam.
Ketua Umum Komunitas Driver Andalan atau Komando Batam, Feryandi Tarigan, mengatakan pihaknya awalnya menerima permintaan bantuan dari ayah korban melalui grup relawan.
Saat itu, ayah korban mengaku anaknya sakit karena terjatuh di dekat kamar mandi.
Baca Juga:
Baru Mendarat dari Singapura, Richard Arief Muljadi Langsung Diciduk Kejagung
"Jadi bapaknya merupakan anggota kami, dia kirim minta bantuan untuk makan," kata Feryandi, Sabtu (20/6/2026).
Feryandi kemudian melihat foto kondisi korban dan mulai merasa curiga karena luka yang dialami bocah tersebut tampak tidak wajar.
"Katanya anaknya jatuh dekat kamar mandi, tapi waktu saya lihat fotonya, kok bisa sampai bengkak seperti itu," kata Feryandi.