Wisata
Tongkonan Lempe ini merupakan rumah adat warga setempat yang kemudian mulai
dieksplor menjadi spot foto oleh beberapa fotografer dari Jakarta, Surabaya,
Bandung, Toraja, Palu, dan Makassar.
Salah
satunya adalah Abun Pasanggang, yang juga menjadi pengelola Tongkonan Lempe saat ini.
Baca Juga:
Abun
Pasanggang bercerita kepada wartawan, Selasa (16/3/2021), bahwa
kunjungan mereka saat itu untuk hunting
foto upacara Ma"Nene tahun 2014.
"Dulu
kami hunting Ma'Nene tahun 2014, kebetulan rumah
teman yang ditempati ada di Lolai.
Pagi-pagi waktu kami lihat, kok ada bangunan di situ? Lalu kami diajak ke sana
subuh-subuh dan bagus sekali dan dulunya ini masih banyak pohon-pohon,"
kata Abun.
Sejak
kunjungan pertama tersebut, Abun mulai intens berkunjung bahkan menginap selama
beberapa hari untuk memperhatikan dan mempelajari kondisi awan sebelum ia
memperkenalkan wisata ini ke orang banyak.
Masyarakat
setempat kemudian mulai bertanya kepada dia soal potensi Lolai untuk menjadi
tempat wisata.
"Dulu
cuma sewakan tenda saja awal-awal. Lalu mulai dibangun fasilitas lainya karena
kasihan pengunjung yang datang saat itu," jelas Abun.
Setelah
mempelajari kondisi awan dan mengenalkan Tongkonan Lempe, wisata Lolai ini kemudian mulai booming dan banyak diliput media tahun
2015.