WAHANANEWS.CO, Jakarta - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta menggelar Kartini Smart Class Energy yang dihadiri ratusan peserta PKK Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Kantor TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan sebagai upaya meningkatkan literasi energi bagi perempuan.
Acara ini diisi dengan talkshow edukatif serta cooking demo yang mengedepankan pemanfaatan energi listrik secara efisien dan aman dalam aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan ini, PLN dan TP PKK mendorong perempuan menjadi agen perubahan dalam penggunaan energi yang cerdas di lingkungan keluarga.
Baca Juga:
Muara Enim Gelar Peringatan Hari Ibu Ke-97, Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk pola hidup keluarga yang hemat energi dan berkelanjutan. Beliau menekankan pentingnya pemahaman penggunaan energi listrik yang bijak seiring perkembangan teknologi saat ini.
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno, menyampaikan arahan kepada ratusan kader PKK dalam kegiatan Kartini Smart Class Energy di Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026). [WahanaNews.co/DokPLN]
Baca Juga:
Hj. Hesti Haris Dorong Kreativitas dan Kualitas Produk Olahan Pangan
“Perempuan, khususnya para ibu di lingkungan PKK, memiliki peran penting dalam mengedukasi keluarga terkait penggunaan energi yang cerdas dan efisien. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan keluarga yang hemat energi dan ramah lingkungan,” ujar Dewi.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui edukasi energi. Ia menyebutkan bahwa pemanfaatan listrik yang bijak tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Melalui Kartini Smart Class Energy, PLN ingin menghadirkan edukasi yang mudah dipahami dan aplikatif bagi masyarakat, khususnya perempuan. Kami berharap pengetahuan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan rumah tangga yang lebih hemat, aman, dan berkelanjutan,” jelas Andy Adcha.