Disinggung soal kenyamanan, ia mengaku ya terkadang merasa ketar ketir saat perjalanan melintas di area kota.
"Soalnya rumah mertua ada di Kecamatan Blora, jadi ya harus hati-hati," ujarnya.
Baca Juga:
Dinas Perhubungan Kaltim Lakukan Ramp Check Angkutan Umum Jelang Mudik Lebaran 2025
Ditanya ketika terjaring razia, dirinya mengaku pasrah.
"Ya kalau bisa jangan sampai kena razia, kita hindari, lewat jalan perkampungan, atau kita tunggu selesai razia," terangnya.
Namun, untuk lintas kota, dirinya jarang menggunakan motornya tersebut.
Baca Juga:
Pengecekan Kelengkapan Berkendara Motor: Surat-Surat dan Kondisi Kendaraan Diperiksa Ketat
"Karena juga jarang ke luar kota mas," jelasnya.
Ia mengaku memilih motor bodong ini lantaran harganya murah.
"Ya karena miring, jauh dibanding harga motor normal," pungkasnya. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.