Terkait apakah korban dibunuh atau tidak, Zulkifli belum bisa memastikannya. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi.
"Belum bisa dipastikan, kita masih mencurigai kematiannya. Kita masih nunggu hasil autopsi sama hasil lab. Kita belum bisa memastikan matinya karena apa," pungkasnya.
Baca Juga:
HUT Ke-115 Gereja HKBP Pangururan Resort Borbor ke-115, Bupati Toba Ajak Jemaat Jaga Kebersihan
7. Keluarga Tak Ingin Jasad Wesly Diautopsi
Zulkifli menambahkan bahwa pihaknya sempat dihubungi oleh anak dan istri korban, yang menolak agar jenazah Wesley diautopsi.
"Kami menghubungi keluarga korban, istri dan anaknya datang. Kami menyarankan agar dilakukan autopsi, namun keluarga menolak dan meminta agar jenazah langsung dibawa pulang. Namun, sebagai bagian dari tugas polisi, autopsi tetap harus dilakukan," jelasnya.
Baca Juga:
Kami Ingin Lihat Aspal, Semeter Saja!
Zulkifli juga menyebut bahwa keluarga korban menolak untuk membuat laporan atas kematian Wesley. Akibatnya, polisi akhirnya membuat laporan model A, yang merupakan laporan yang dibuat oleh anggota polisi, bukan oleh masyarakat.
"Karena keluarga tidak mau membuat pengaduan, kami membuat laporan model A, sehingga jenazah bisa diautopsi di RS Bhayangkara Tebing Tinggi," ujarnya.
8. Keluarga Anggap Kematian Wesly Wajar