Dalam satu video yang diunggah, tampak pelipis seorang pria mengeluarkan darah.
Dalam twit terpisah, dijelaskan bahwa kejadian itu terjadi pada Selasa pukul 10.10 WIB.
Baca Juga:
Petisi Tolak Dwifungsi TNI Lewat RUU Muncul, 6.000 Warga Tandatangan
"Ayah saya baru saja kembali jemput cucunya yang berusia 6 tahun. Saat hendak menutup pintu gerbang, anggota TNI AU tiba-tiba mengambil anak berusia 6 tahun, ayah saya lantas melindungi cucunya yang diculik tsb," tulisnya dalam twit pengunggah.
"Lalu anggota tsb memukul dahi ayah saya dengan helm beberapa kali hingga mendapatkan jahitan (3 jahitan dalam, 6 jahitan luar), bibir sobek. Motor yang diamankan warga dia ambil dengan iming2 lalu kabur," lanjutnya.
Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah membenarkan adanya kejadian itu.
Baca Juga:
Kapuspen TNI: Dalam RUU TNI Mekanisme Penempatan Prajurit di K/L Diatur Ketat
Ia mengatakan, oknum prajurit TNI AU tersebut sudah diamankan di Lanud ATS.
"Bahwa benar yang bersangkutan atas nama Pratu SH, Tamtama Pembekalan Siang Disops Lanud Atang Sendjaja, Bogor," kata Indan, dilansir dari Kompas.com, Rabu (14/12/2022).
Pada 13 Desember 2022, lanjut dia, Pratu SH tidak masuk ke kantor tanpa izin. Kini, Pratu SH telah diamankan di intelijen Lanud Ats guna dilakuan pemeriksaan.