"Akhir tahun ini insyaallah bisa selesai," ucapnya.
Selain untuk kepentingan jalan transportasi, perbaikan jalan tersebut juga diharapkan bisa membukakan jalur perekonomian bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Jelang Arus Mudik, Jalan Nasional Batas Tapteng - Tapsel Masih Rusak
"Saya harap kita sama-sama memelihara baik-baik yah, terus dimanfaatkan juga untuk kepentingan jalur transportasi dan jalur ekonomi," jelas dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Majalengka, Agus Tamim menyampaikan, jalan yang terakhir kali diperbaiki pada tahun 2020 lalu itu, menjadi mudah rusak dikarenakan aktivitas truk tambang galian C yang sering berlalu-lalang di jalan tersebut.
"Di sana kan banyak aktivitas tambang galian C. Nah itu penyebab gampang rusaknya," kata Agus.
Baca Juga:
Pemkab Mamuju Tengah Alokasikan Rp48 Miliar Perbaiki Infrastruktur Jalan Rusak
Sementara itu, pantauan WahanaNews di lapangan, aktivitas pengerjaan jalan telah mulai dilakukan.
Terdapat kendaraan beko yang sedang terparkir di ruas jalan tersebut.
Terlihat juga, selain perbaikan jalan, nampak jalan tersebut juga akan diperlebar.