Saat itu, korban
hanya bisa melindungi muka dan kepalanya dari pukulan petugas yang menggunakan
kayu tersebut.
Polisi mengatakan, saat itu Sagita menggunakan masker. Hanya, pria yang
memboncenginya tidak menggunakan masker dengan benar.
Baca Juga:
Diaspora Manggarai Gelar Pentas Caci di Anjungan NTT TMII, Minggu 2 Agustus 2026
"Itu Jumat malam, ya. Korban itu ada di belakang, pakai
masker. Temannya yang membawa motor yang tidak memakai masker (dengan benar),
hanya diikat di dagu," jelas Kombes Krisna.
Sagita telah dimintai keterangan
anggota Polres Sumba Timur atas tindakan kekerasan yang dialaminya.
Saat ini, Polres
Sumba Timur tengah menyelidiki pelaku pemukulan tersebut.
Baca Juga:
Komisi V DPR RI Tegaskan Dukungan Infrastruktur Labuan Bajo dan Pulau Rinca untuk Pariwisata Berkelanjutan
"Menurut keterangan dari mereka,
(pelaku pemukulan memakai) seragam seperti Satpol PP. Sementara masih dalam
penyelidikan. Korban sudah dimintai keterangan. Sementara soal pelakunya masih
proses penyelidikan oleh Polres Sumba Timur," ucap dia. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.