Hingga malam hari, korban Alian belum juga pulang ke rumah.
Dominikus awalnya menduga korban kabur ke rumah neneknya di Waelengga, Kecamatan Manggarai Timur untuk menginap di sana.
Baca Juga:
Polisi Benarkan Ibu Gantung Diri dan Dua Anak Tewas Diduga Diracun di Bandung
Jumat (1/10) pagi, Dominikus memeriksa setiap kamar di rumahnya lalu mengecek kamar korban namun korban belum juga pulang.
Dominikus melanjutkan pekerjaan mengiris tuak di kebun milik tetangga yang biasa dipanggil om Sis. Siang harinya, Dominikus pulang ke rumah usai mengiris tuak dan juga belum menemukan korban.
Dominikus mulai kuatir sehingga ia mencari korban di sekitar radius rumah korban hingga ke jembatan kali Waemokel, namun tidak ditemukan.
Baca Juga:
Geger, Seorang Pelajar SMA di Nias Barat Nekat Gantung Diri di Pohon Jambu
Dominikus Do melanjutkan mencari korban kearah kebun milik Bai yang jaraknya sekitar 100 meter di belakang rumah mereka.
Saat itu Dominikus kaget menemukan dan melihat korban Alian dengan posisi tergantung di pohon kesi, dengan tali terikat pada cabang pohon kesi dan ujung tali yang lain pada leher korban.
Saat itu kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi. Dominikus Do langsung berteriak minta tolong kepada istrinya. Lalu istrinya bersama anak bungsu mereka Deswanto Batista Jaya menuju ke kebun Bai.