Mereka mendapati Dominikus sedang memeluk korban yang sudah meninggal dengan posisi berdiri sambil menangis.
Dominikus Do menyuruh istrinya untuk mengambil parang untuk memotong tali. Sehingga ibu korban langsung ke rumah mengambil parang kemudian datang kembali dan langsung memotong tali antara dahan kayu kesi dan leher korban.
Baca Juga:
Polisi Benarkan Ibu Gantung Diri dan Dua Anak Tewas Diduga Diracun di Bandung
Selanjutnya Dominikus menggendong korban dan membawa pulang ke rumah. Mendengar suara tangisan dari Dominikus Do bersama keluarga, para tetangga pun berdatangan.
Polisi dari Polsek Aimere dan Polres Ngada ke lokasi kejadian, pasca-mendapatkan laporan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Tinggi badan korban 167 centimeter dan jarak dari dahan kayu kesi pengikat tali ke tanah sekitar 247 centimeter," ujar Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ray Artika, Minggu (3/10).
Baca Juga:
Geger, Seorang Pelajar SMA di Nias Barat Nekat Gantung Diri di Pohon Jambu
Panjang tali dari dahan kayu kesi ke leher korban yang dipotong oleh ibu kandung korban Theresia Yanti sekitar 56 centimeter, serta panjang tali nilon ukuran 10 warna biru yang tersisa di leher korban 17,5 centimeter.
Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Aimere, Kabupaten Ngada untuk dilakukan VER.
"Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban murni gantung diri beberapa jam sebelum ditemukan," tandas Ray.