WAHANANEWS.CO - Warga Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan dua jasad perempuan di sebuah rumah pada Jumat (12/6/2026). Salah satu korban ditemukan di dalam sumur, sementara korban lainnya ditemukan bersimbah darah di dalam kamar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB ketika sejumlah anggota keluarga datang ke rumah korban untuk mencari keberadaan salah satu penghuni rumah.
Baca Juga:
Munas HIPMI XVIII: Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional
Saat itu, seorang laki-laki yang diduga merupakan cucu pemilik rumah masih berada di dalam rumah dan sempat dimintai keterangan oleh keluarga.
Warga setempat, Sudarmo, mengatakan keluarga awalnya menanyakan keberadaan nenek yang tinggal di rumah tersebut.
Namun, jawaban yang diberikan justru menimbulkan kecurigaan karena dianggap tidak jelas dan terkesan menghindar.
Baca Juga:
Kebakaran Motor Gegerkan Jalan Pajajaran Bogor, Diduga Berasal dari Mesin
"Yang dicurigai masih tidur di dalam rumah. Terus dibangunin sama saudaranya. Ditanya mbahnya di mana, jawabnya pergi. Ditanya lagi, pokoknya pergi lah, sana cari sendiri," kata Sudarmo, Jumat (12/6/2026).
Kecurigaan keluarga kemudian berujung pada penemuan dua korban perempuan yang telah meninggal dunia di lokasi berbeda dalam rumah tersebut.
Kapolsek Patikraja AKP Eko Sutanto mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Kami mendapatkan informasi, kemudian kami dari Polsek dan Inafis menuju ke TKP, kemudian melakukan olah TKP. Untuk proses selanjutnya, karena korban ada dua perempuan, masih dalam penyelidikan dari Polsek maupun Polresta Banyumas," kata Eko.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Eko menjelaskan dua korban yang ditemukan meninggal dunia masing-masing berinisial AA yang berusia sekitar 18 tahun dan K yang berusia sekitar 80 tahun.
"Untuk dua korban yang ditemukan, yang pertama inisial AA usia sekitar 18 tahunan. Kemudian yang satunya inisial K usia sekitar 80-an," jelasnya.
Petugas kepolisian bersama tim identifikasi masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan sejumlah barang bukti guna mengungkap kronologi pasti kejadian yang menggegerkan warga setempat tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]