WAHANANEWS.CO - Kabar baik bagi warga Kota Serang. Sebanyak 24 sekolah menengah pertama (SMP) swasta dipastikan menggratiskan biaya pendidikan atau SPP, dengan dukungan tambahan dana operasional dari Pemerintah Kota Serang melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan Pemkot Serang akan memberikan bantuan operasional kepada sekolah-sekolah swasta yang berkomitmen menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa.
Baca Juga:
Munas HIPMI XVIII: Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional
"Kita akan memberikan Bosda untuk sekolah-sekolah, sekitar 24 sekolah yang menggratiskan biaya," ujar Ahmad Nuri, Jumat (12/6/2026).
Awalnya, bantuan tersebut direncanakan sebesar Rp50 juta untuk setiap sekolah.
Namun, Pemkot Serang kemudian mengubah skema penyaluran dana agar lebih adil dengan menyesuaikan jumlah siswa yang dimiliki masing-masing sekolah.
Baca Juga:
Kebakaran Motor Gegerkan Jalan Pajajaran Bogor, Diduga Berasal dari Mesin
"Bosda akan diberikan berdasarkan jumlah murid. Awalnya diberikan Rp50 juta per sekolah. Jadi, karena ada perbedaan jumlah rombel, nanti biar adil," katanya.
Nuri menjelaskan, 24 SMP swasta tersebut sebenarnya telah lebih dulu menggratiskan biaya pendidikan karena memperoleh bantuan operasional dari pemerintah pusat.
Melalui program Bosda, Pemkot Serang memberikan tambahan dukungan agar sekolah dapat meningkatkan layanan pendidikan dan kebutuhan operasional lainnya.
"Dia sudah gratis sebelumnya, tak menarik biaya. Tapi ini tambahan untuk operasional agar bisa melaksanakan layanan sekolah dengan baik," ujarnya.
Ia menegaskan sekolah penerima bantuan tidak diperbolehkan lagi memungut biaya SPP maupun iuran bulanan kepada peserta didik.
Menurutnya, seluruh sekolah yang mengikuti program tersebut telah menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk menggratiskan biaya pendidikan.
"Nggak boleh, dia buat fakta integritas bahwa ketika masuk sistem online dia tidak boleh menarik uang SPP atau bulanan kepada masyarakat," ujarnya.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mencatat jumlah lulusan sekolah dasar (SD) tahun ini mencapai sekitar 13 ribu siswa.
Sementara itu, daya tampung SMP negeri di Kota Serang hanya mampu menampung sekitar 8.559 siswa.
Para siswa yang belum tertampung di sekolah negeri nantinya dapat memilih melanjutkan pendidikan ke 24 SMP swasta gratis maupun 10 SMP swasta lainnya yang masih menerapkan biaya pendidikan.
Nuri juga menyampaikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Serang akan berlangsung mulai Minggu (29/6/2026) hingga Kamis (3/7/2026).
"SPMB di Kota Serang dibuka tgl 29 Juni sampai 3 Juli," ujar Nuri.
[Redaksi: Rinrin Khaltarina]