Data BPBD mencatat jumlah wilayah terdampak mencapai rekor tertinggi selama tiga hari, yakni 143 RT dan 16 ruas jalan terendam banjir pada Jumat siang.
Jakarta Barat menjadi wilayah paling parah dengan total 59 RT terdampak dan ketinggian air di Kelurahan Duri Kosambi serta Rawa Buaya mencapai 120 sentimeter.
Baca Juga:
Aiptu Edi Selamatkan Warga dari Motor Terbakar dengan Mendorongnya ke Air Banjir
Jalan Daan Mogot kembali lumpuh total akibat ketinggian air hingga satu meter di kawasan Jembatan Gantung.
Pada hari ketiga, Sabtu (24/01/2026), banjir mulai berangsur surut meski genangan dalam masih bertahan di sejumlah titik.
BPBD mencatat pada Sabtu pagi sebanyak 90 RT masih terendam banjir dan berkurang menjadi 59 RT pada sore harinya.
Baca Juga:
Tanggul Baswedan Retak dan Jebol, Petugas Tutup Pakai Karung Pasir di Tengah Cuaca Ekstrem
Meski titik genangan berkurang, ketinggian air di beberapa lokasi justru ekstrem, seperti di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, yang mencapai 2,5 meter.
Hingga Sabtu malam, tercatat 46 RT dan satu ruas jalan yakni Jalan Kembangan Raya masih terendam banjir dan belum sepenuhnya surut.
Banjir selama tiga hari ini berdampak besar pada layanan transportasi umum di Jakarta.