PT Transportasi Jakarta terpaksa memangkas dan mengalihkan sejumlah rute bus Transjakarta karena banyak ruas jalan tidak dapat dilalui.
Koridor 3 Kalideres–Monas misalnya, hanya melayani rute Monas–Damai akibat banjir di kawasan Pulo Nangka.
Baca Juga:
Aiptu Edi Selamatkan Warga dari Motor Terbakar dengan Mendorongnya ke Air Banjir
Koridor 10 Tanjung Priok–PGC juga tidak melayani Halte Simpang Cawang hingga PGC karena genangan tinggi di Jalan Sutoyo.
“Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan operasional dan kenyamanan pelanggan,” jelas Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.
Gangguan juga terjadi pada layanan KRL Commuter Line akibat genangan di sekitar Kampung Bandan dan jalur menuju Bogor yang membuat perjalanan kereta tersendat.
Baca Juga:
Tanggul Baswedan Retak dan Jebol, Petugas Tutup Pakai Karung Pasir di Tengah Cuaca Ekstrem
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah penanganan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang tahun 2026.
Kebijakan OMC dipilih sebagai solusi jangka pendek oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menekan curah hujan ekstrem.
“Kita sudah kalkulasikan sepanjang tahun itu Rp 31 miliar,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohaman Yohan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (17/01/2026).