WahanaNews.co | Sebanyak 105 warga Kampung Cipari,
Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terisolasi
akibat jalan amblas, dampak dari bencana pergerakan tanah.
Kepala
Desa Rawabelut, Syarip Hidayat, mengatakan, jalan yang amblas merupakan akses utama,
sehingga kejadian tersebut menghambat aktivitas warga setempat.
Baca Juga:
PLN UP3 Cianjur Salurkan Listrik Gratis untuk Mushola Al-Ikhlas di Desa Hegarmanah
"Akses
jalan sekarang terputus karena tidak bisa dilalui kendaraan," kata Syarip,
Selasa (9/2/2021).
Disebutkan,
jalan tersebut amblas akibat pergerakan tanah yang dipicu hujan deras yang
mengguyur wilayah tersebut selama tiga jam lebih.
"Selain
mengakibatkan jalan amblas, ada juga belasan rumah warga yang terdampak,
sehingga penghuninya harus diungsikan," ujar dia.
Baca Juga:
PLN Cianjur Berbagi Sembako, Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadan
Diberitakan,
sebanyak 84 warga Desa Rawabelut, Sukaresmi, diungsikan akibat bencana
pergerakan tanah.
Pergerakan
tanah yang terjadi sejak Senin (8/2/2021) itu mengakibatkan tanah amblas di
sejumlah titik mencapai 2 meter, sehingga rentan memicu terjadinya
longsor.
Sekretaris
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Mokhamad Irfan Sofyan,
menyebutkan, ada 15 rumah yang terdampak, dan penghuninya harus diungsikan
untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.