Operasi tersebut melibatkan personel Pos TNI AL Sei Berombang dari Lanal Tanjungbalai Asahan, Basarnas Tanjungbalai, Polairud, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), hingga nelayan setempat.
Hingga Jumat (5/6/2026), proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Baca Juga:
Vendor Motor Listrik BGN Disorot, Kejagung Sebut Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif
"Operasi pencarian terus dilakukan, tetapi hingga saat ini kedua korban belum ditemukan. Pencarian sempat dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya," kata Wahyu.
Meski berbagai unsur gabungan telah dikerahkan, pencarian masih menghadapi sejumlah hambatan yang berasal dari kondisi cuaca dan tingginya gelombang di wilayah perairan tersebut.
Upaya pencarian tetap dilanjutkan dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu kabar.
Baca Juga:
Kejagung Dalami Dugaan Mark Up Motor Listrik BGN Rp1 Triliun
"Tim gabungan terus melaksanakan pencarian dengan harapan kedua nelayan yang hilang dapat segera ditemukan dan memberikan kepastian bagi keluarga," paparnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.