Driver dan pria ‘penumpang gelap’ itu hanya terdiam, sementara DP segera kembali ke parkiran menemui temannya dan melihat taksi online tersebut pergi tanpa penjelasan lebih lanjut.
DP kemudian mengunggah pengalamannya ke Instagram dan mendapat respons dari pihak operator yang menyatakan telah meminta klarifikasi langsung dari driver.
Dalam klarifikasinya, driver mengakui membawa temannya dengan alasan mereka habis bermain bersama dan lupa mematikan aplikasi sehingga orderan masuk dan tidak bisa dibatalkan dari pihak driver.
DP menyebut operator menjelaskan bahwa teman driver tersebut memilih duduk di belakang meskipun sudah disarankan duduk di depan, dan posisi meringkuk itu berbeda dengan klaim bahwa mereka hanya sekadar duduk.
Baca Juga:
Senpi Macet Ditemukan saat Penangkapan Sopir Taksi Online Pelaku Pemerkosaan
DP menyampaikan bahwa operator sempat memberikan sanksi berupa suspend tujuh hari kepada driver karena menganggap tidak ada niat buruk, berdasarkan alasan driver yang mengaku lupa mematikan aplikasi.
Beberapa waktu kemudian, DP diajak meeting online oleh pihak aplikator untuk menyampaikan kronologi secara langsung sebelum akhirnya ia diberi kabar bahwa driver tersebut diberhentikan dari kemitraan.
DP mengaku cukup puas dengan keputusan pemberhentian itu karena ia khawatir kejadian tersebut dapat membahayakan penumpang lain.
Ia juga mengatakan masih trauma dan berharap pengalaman serupa tidak menimpa dirinya maupun pengguna taksi online lainnya.
Secara terpisah, Lead Corporate Communication Gojek, Tahir Saleh, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.
Baca Juga:
Modus Menepi di Tol, Sopir Taksi Online Diduga Rudapaksa Penumpang Menuju Bandara
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.