Dalam situasi yang memprihatinkan dengan jalan berlumpur, kendaraan rusak, dan bau bangkai di sejumlah titik, Mualem menyalurkan bantuan hingga pukul 03.15 WIB.
Ia kemudian bergerak menuju pusat Kota Kuala Simpang untuk memantau kondisi warga dan mendapati kerusakan parah di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, di mana banyak rumah tinggal hanya menyisakan fondasinya.
Baca Juga:
PLN, TNI, dan Makna Sosial di Balik Terang yang Kembali ke Desa Aceh
Di lokasi tersebut, ia menyalurkan 30 ton sembako yang merupakan sumbangan masyarakat dari Medan, Sumatera Utara, berisi air minum, beras, mi instan, biskuit, telur, dan obat-obatan.
Dalam perjalanan kembali ke Kota Langsa, Mualem juga membagikan bantuan kepada para pengungsi yang membuka posko di sepanjang jalan Banda Aceh–Medan.
Gubernur Aceh itu menyampaikan rasa duka dan empati kepada seluruh korban bencana.
Baca Juga:
PLN Tak Pernah Menyerah: Perjalanan 40 KM Demi Terangi Setiap Rumah di Desa Terpencil Aceh
"Kita sedih dan pilu melihat kondisi ini, kita harap rakyat Aceh tabah menghadapi cobaan banjir dan longsor," ujar Mualem.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.