WahanaNews.co | Untuk memaksimalkan hasil pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan dukungan kepada petani di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Selatan, Sulawesi Utara (Sulut).
Adapun dukungan diberikan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Trigasi Tersier (RJIT) guna memaksimalkan pemanfaatan air pada lahan seluas 73 hektar (ha).
Baca Juga:
Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Sebut Peluang Ekspor ke Negara Sahabat
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementan akan membantu petani untuk memaksimalkan penggunaan air.
"Air adalah bagian penting dalam pertanian. Untuk itu, Kementan akan memastikan lahan-lahan pertanian bisa mendapatkan pasokan air yang cukup," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas, dikutip Selasa (15/11).
Dengan pasokan air yang cukup, lanjut SYL, hasil pertanian yang dihasilkan juga akan maksimal dan berkualitas.
Baca Juga:
Kementan Pastikan Pengendalian PMK Tetap Optimal Jelang Idulfitri
Untuk diketahui, Kementan melakukan kegiatan RJIT melalui Kelompok Tani (Poktan) Taruna Tani yang berada di Desa Ilomata, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolmong Selatan.
Panjang saluran irigasi tersier yang telah direhabilitasi dari kegiatan tersebut mencapai 11,80 meter (m).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil mengatakan, kegiatan RJIT bertujuan untuk memastikan saluran irigasi bisa bekerja dengan baik.
"Namun, dalam RJIT kami bukan hanya membenahi. Kami juga membuat kinerja saluran irigasi lebih maksimal. Dengan begitu, luas lahan yang bisa dijangkau lebih banyak dan produksi yang bisa dicapai juga lebih maksimal serta lebih banyak," katanya.
Ali menjelaskan bahwa RJIT adalah bagian dari water management yang bermanfaat untuk memastikan lahan-lahan pertanian mendapatkan air yang mencukupi.
“RJIT memastikan lahan dan tanaman bisa mendapatkan air yang cukup saat dibutuhkan, tidak berlebihan atau kurang. Pasalnya, hal ini juga mempengaruhi kualitas tanaman," ujarnya. [ast]