Pasalnya, gedung serba guna yang digunakan sebagai tempat latihan merupakan aset Satpol PP Tulungagung.
Gedung itu berada tepat di depan Pendopo Kabupaten Tulungagung.
Baca Juga:
Sudah Ditahan KPK, Ajudan Bupati Tulungagung Ternyata Masih Terima Gaji ASN
Berdasarkan pengakuan panitia, kata Rudi, kegiatan itu bertujuan mencari atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Polisi, kata dia, memutuskan membubarkan kegiatan itu karena tak mengantongi izin dan terdapat pengaduan warga.
Apalagi di waktu bersamaan, ada kegiatan pengesahan anggota perguruan silat lain di Lapangan Rejoagung.
Baca Juga:
Modus Mencekam Pemerasan Bupati Tulungagung: Surat Mundur Tanpa Tanggal Jadi Alat Tekan OPD
"Dalam izin lisan yang disampaikan, jumlah peserta tak sampai 50 orang, namun saat acara berlangsung, ada sekitar 100 orang yang datang. Makanya saya suruh pulang (bubar)," ujarnya.
Kepada petugas, ketua panitia kegiatan seleksi Heru mengaku tak menyangka lebih banyak dari yang diperkirakan.
Awalnya, panitia menduga kegiatan itu dihadiri 48 peserta.