"Di Sumedang ini pusatnya Kopi, tapi tidak punya laboratorium Kopi. Kemudian ada tembakau, perlu juga dilakukan penelitian, sertifikasi dan sebagainya. Mudah-mudahan kita dengan menerima hibah ini bermanfaat untuk pengembangan teknologinya, khususnya bagi peningkatan PAD," ungkapnya.
Dengan adanya laboratorium, lanjutnya, komoditas unggulan tersebut bisa dikembangkan, akan semakin dikenal bukan hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional maupun dunia.
Baca Juga:
Sumedang dan Majalengka Jadi Salah Satu Daerah dengan Jumlah Petir Tertinggi di Bulan Maret 2025
"Kalau sudah ada laboratorium akan ada sertifikasi bahwa kopi yang keluar dari Sumedang ini Kopi berkualitas. Bahkan Tembakau dan Ubi Cilembu," pungkasnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.