WAHANANEWS.CO, Jakarta - Manuver penyaluran tegangan 20 kV dari Tarutung menuju Sibolga Julu menjadi titik balik pemulihan kelistrikan di Sibolga setelah banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (30/11/2025).
Pemulihan jaringan kelistrikan PLN UID Sumatera Utara di Kota Sibolga kembali mencapai kemajuan signifikan berkat keberhasilan manuver tegangan 20 kV dari Tarutung menuju Sibolga Julu pada Senin (1/12/2025).
Baca Juga:
PLN Pulihkan Listrik di 261 Kampung, Aceh Tengah Masuki Fase Pemulihan Pascabencana
General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir menyatakan bahwa upaya manuver tersebut menjadi tonggak penting untuk memulai kembali penyaluran listrik pascabencana sekaligus memperluas area layanan yang dapat dinyalakan secara bertahap.
“Alhamdulillah, sore ini kami berhasil melakukan manuver penyaluran tegangan 20 kV dari Tarutung menuju Sibolga Julu,” ujarnya.
Prioritas utama diberikan PLN pada pemulihan listrik untuk fasilitas publik vital agar layanan dasar masyarakat tidak terhambat dan aktivitas kedaruratan dapat berfungsi optimal di tengah situasi pemulihan pascabencana.
Baca Juga:
Menjemput Terang di Ujung Aceh, Kisah Perjuangan PLN ke Desa Terisolir
Sebagian rumah warga mulai kembali mendapatkan listrik bersamaan dengan menyala kembali sejumlah fasilitas penting seperti rumah sakit dan kantor kepolisian yang menjadi pusat pelayanan darurat masyarakat dan pusat koordinasi penanganan bencana.
Pemulihan di rumah sakit menjadi perhatian utama karena fasilitas tersebut membutuhkan pasokan listrik stabil untuk layanan intensif, penyimpanan obat, serta operasional peralatan medis yang tidak boleh terhenti.
Kantor kepolisian juga diprioritaskan karena perannya dalam menjaga keamanan, membantu evakuasi, dan memastikan koordinasi penanganan bencana berlangsung tanpa gangguan kelistrikan.