WahanaNews.co | Edi Kurniawan (45) atau Edul tewas tersambar petir saat bermain sepakbola di Lapangan KORPRI, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Pada jasad Edul ditemukan sejumlah luka bakar akibat sambaran petir.
Baca Juga:
Wanokaka Nusa Tenggara Timur Diguncang Gempa 6.0 Magnitudo
Merespons hal itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan fenomena alam yang terjadi di sana.
Dari citra Satelit Himawari, terlihat adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) di wilayah Kecamatan Cisaat pada pukul 14:40 hingga 14:50 WIB.
Adapun awan Cb ini terjadi dengan suhu puncak awan mencapai antara -56 hingga -62 derajat celcius, dan tinggi awan lebih dari 6 kilometer.
Baca Juga:
BMKG: Hari Raya Idulfitri, Waspada Hujan Lebat di Dua Hari Lebaran
Sistem awan Cb dengan ketinggian lebih dari 6 km inilah yang disebut Rahayu berpotensi menghasilkan sambaran petir dan angin kencang.
"Pada peta sebaran petir tanggal 13 Agustus 2022, dapat dilihat 3 sambaran petir dengan jarak terdekat dari lokasi 6.9075 LS, 106.8962 BT," kata Rahayu, dalam keterangan resmi yang diterima media, Minggu (14/8/2022).
Rahayu memaparkan, dari hasil analisa BMKG, telah terjadi sebaran petir yang terdekat dengan Stadion KORPRI sebanyak 3 kali.