WahanaNews.co | Warga Gunung Sitoli, Sumatera Utara, berlomba membeli minyak goreng satu harga pada Sabtu (13/2) pagi hingga siang di minimarket.
Sesekali terjadi aksi adu lumut antara warga dengan pegawai minimarket.
Baca Juga:
Skandal Minyakita di Depok: Takaran Palsu dan Tak Pekerjakan Warga Lokal
Petugas minimarket sudah mengingatkan agar warga yang mengantri menjaga jarak untuk menghindari meluasnya Covid-19. Namun kerumunan tak terhindari, karena banyaknya warga yang datang.
Antrean warga yang didominasi ibu rumah tangga, mengular dari luar hingga ke dalam minimarket.
Antrean pembeli minyak goreng di minimarket tersebut juga diprotes warga karena memicu kemacetan.
Baca Juga:
Sidak di Solo, Menteri Amran Temukan MinyaKita ‘Disunat’ Lagi
“Harusnya jumlah pembeli dibatasi dan diatur waktunya, biar macetnya gak sampai ke jalan,” kata Lulu, pengguna jalan yang melintas di area tersebut.
Ina Delfi, salah seorang pembeli, mengungkapkan, dia datang ke minimarket dan rela mengantri lama hanya untuk membeli minyak goreng.
“Saya datang ke sini hanya untuk membeli minyak goreng. Di sini kan harganya murah. Kalau kebutuhan yang lain-lainnya saya bisa beli di pasar,” ungkapnya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.