"Kita adaptasi enggak hanya makan setahun dua tahun lo. Ini yang teman-teman khawatirkan. Sedangkan kebutuhan hidup juga harus dipenuhi," katanya.
Kendati Yati masih bersyukur rekan-rekan pedagang sepaguyubannya semua terdaftar dalam relokasi ini. Jika pun ada yang tercecer pihaknya meminta PKL tersebut agar segera difasilitasi.
Baca Juga:
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi Sembilan UMKM Ikuti Pameran Nasional Indonesia City Expo di Medan
Ketua Pansus DPRD Kota Yogyakarta, Foki Ardiyanto mengungkapkan para PKL hanya meminta penundaan sampai lebaran. Menurutnya, alasan penundaan relokasi ini cukup berdasar baginya dengan segala risiko yang ada.
"Jadi bukan ditunda dua-tiga tahun tapi hanya sampai lebaran," ujar Foki.
Di satu sisi, lanjut Foki, PKL menyayangkan proses komunikasi terkait relokasi dari Pemkot Yogyakarta yang terkesan dadakan. Komunikasi baru mereka terima pada pekan pertama Desember 2021 lalu.
Baca Juga:
Pemkot Yogyakarta Andalkan Semangat Gotong Royong Atasi Berbagai Persoalan Sosial Masyarakat Bersama
"Saat Pansus mengundang eksekutif ke dua lokasi relokasi pun tidak ada tanggapan, baik dari Dinas Kebudayaan maupun Pemkot," katanya. [bay]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.