Andy Adcha juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan program ini:
“Keberhasilan pengiriman BBJP ke PLTU Lontar adalah bukti bahwa sinergi antara PLN dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif. Kami akan terus mengembangkan program ini agar semakin banyak sampah biomassa yang diolah menjadi energi bersih,” tambahnya.
Baca Juga:
PLN Sukseskan Jakarta Fair 2026: 6,1 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8,2 Triliun Gerakkan Ekonomi Jakarta
Melalui program ini, PLN UID Jakarta Raya berharap dapat memberikan alternatif pengelolaan sampah biomassa yang ramah lingkungan, mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta mendukung pengurangan emisi GRK dari sektor waste. Upaya ini menjadi bagian dari perjalanan menuju NZE 2060, sekaligus wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan energi di Indonesia.
Sekilas Tentang PLN UID Jakarta Raya
PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya adalah salah satu unit di bawah PT PLN (Persero) yang menjalankan fungsi pendistribusian listrik sampai ke pelanggan.
Baca Juga:
PLN Raih Penghargaan Warta Kota Award 2026 untuk Inovasi Pengaduan dan Respons Pelanggan Terbaik
PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik.
Mengimplementasikan aspirasi tersebut uyang dengan tetap mendukung program Pemprov DKI Jakarta, PLN UID Jakarta Raya melengkapi dengan Jakarta Smart Electricity (JSE) 3.0 dengan 6 pilar yaitu Smart Services, Smart Business, Smart Infrastructure, Smart Living, Smart Mobility, dan Smart Sustainibility. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.