WAHANANEWS.CO - Seorang pria berinisial DM (29) tewas setelah diduga dilempar dari lantai dua sebuah tempat biliar di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Polisi mengungkap korban sengaja dijatuhkan oleh para pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengatakan fakta tersebut terungkap berdasarkan keterangan para pelaku yang telah diamankan.
Baca Juga:
Munas HIPMI XVIII: Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional
"Ya, menurut keterangan pelaku yang sekaligus jadi saksi, korban memang sengaja dijatuhkan oleh pelaku," kata Alexander, Jumat (12/6/2026).
Menurut hasil pemeriksaan sementara, aksi pengeroyokan itu dipicu persoalan dendam.
Para pelaku mengaku tidak terima karena salah satu rekan mereka sebelumnya dipiting oleh korban hingga mengalami luka dan mengeluarkan darah dari hidung.
Baca Juga:
Kebakaran Motor Gegerkan Jalan Pajajaran Bogor, Diduga Berasal dari Mesin
"Iya betul, karena balas dendam karena tidak terima temannya ini diserang, jadi awalnya temanya ini dipiting dalam keadaan berdarah. Hidungnya kalau menurut keterangan saksi berdarah dan dipiting korban," ujarnya.
Dalam insiden tersebut, para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban sebelum akhirnya menjatuhkannya dari lantai dua gedung.
Polisi menyebut kaca di lokasi sempat dipecahkan sebelum korban didorong hingga terjatuh.
"Makannya ada serangan ke korban berupa pemukulan, di situ terjadi pengeroyokan. Kemudian dia memecahkan kaca kemudian dia mendorong korban hingga terjatuh," imbuhnya.
Hingga kini, polisi telah menangkap tiga orang pelaku berinisial NA, AE, dan MLS.
Dari tiga pelaku yang diamankan, dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.
Alexander menjelaskan ketiga pelaku tersebut terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.
Namun, mereka bukan pelaku utama yang diduga mendorong korban hingga terjatuh dari lantai dua.
Polisi telah mengidentifikasi total delapan orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran, termasuk pelaku yang diduga menjatuhkan korban dari lantai dua gedung.
"Jadi di antara delapan pelaku yang sudah kita identifikasi, tiga pelaku ini merupakan pelaku pengeroyokan yang memukul ya, memukul korban. Tapi bukan pelaku yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," jelasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]