Yan menduga orang-orang yang datang merupakan aparat kepolisian karena sebagian besar berusia muda.
"(Resbob) Siangnya dijemput (polisi). Yang datang bukan temannya, tetapi orang-orang muda. Setelah tahu beritanya, mungkin ya intel dari Jawa Barat," ujarnya.
Baca Juga:
Abduh Soroti Pentingnya Edukasi Publik Usai Terbongkarnya Jaringan Love Scamming Internasional
"Yang datang lebih dari satu orang, sekitar tiga orang. Ramai, tapi enggak ada keributan," tambah Yan.
Secara terpisah, Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo mengungkapkan Resbob ditangkap sekitar pukul 12.00 WIB.
Ia mengatakan Polda Jawa Barat telah lebih dulu menyampaikan informasi keberadaan Resbob kepada Polsek Banyumanik.
Baca Juga:
Komisi XI DPR Pastikan Stok BBM dan LPG Jateng Aman Jelang Iduladha
"Kondisi lagi di kafe, dibawa. Makan aja di situ, itu kafe," kata Hengky.
Hengky mengaku tidak menginterogasi Resbob terkait alasan memilih singgah di kafe tersebut.
Ia menyebut Resbob diduga diajak oleh seorang santri ke kafe milik kiai tersebut.