"Dulu
kebutuhannya berapa setel, sekarang berapa setel," sambungnya.
Tak
hanya itu, Hadi mengaku tidak mengetahui soal anggaran menjahit pakaian anggota
DPRD Kota Tangerang tahun 2021 yang mencapai Rp 600 juta.
Baca Juga:
PMI Kota Tangerang Sediakan Layanan Darurat bagi Pemudik dalam Siaga Lebaran
"Kurang
tahu itu teknis pelaksanaannya," tutur dia.
Kata
Hadi, Pokja ULP hanya mengevaluasi hasil laboratorium yang diserahkan oleh tim
PPK ke pihaknya.
Hasil
laboratorium tersebut berisikan spesifikasi serta merk bahan pakaian anggota
DPRD Kota Tangerang tahun 2021.
Baca Juga:
RPJPD Kota Tangerang 2025-2045 Disahkan DPRD, Jadi Acuan Kepala Daerah
"Hasilnya
itu ada untuk kita evaluasi hasil lab sesuai atau tidak sesuai dengan yang
diinginkan (PPK)," tutur dia.
Setelah
dirasa sesuai, Pokja ULP bakal mencari penyedia bahan melalui proses
pelelangan.
Terdapat
empat peserta tender saat proses pelelangan sebelum akhirnya ditentukan
pemenangnya, yakni CV Adhi Prima Sentosa.