Masyarakat
kebanyakan tinggal di rumah bersama anggota keluarga, sehingga permintaan pisang meningkat.
"Banyak
orang yang membeli pisang sebagai makanan alternatif selama di rumah, sebab
pisang bisa direbus, digoreng, hingga bisa dijadikan bahan campuran
makanan," ungkap dia.
Baca Juga:
KPK Lempar Wacana Koruptor Tak Usah Dikasih Makan
Jasrip
mengakui punya banyak langganan tetap sebagai perajin kripik pisangdan pedagang
gorengan.
"Kami
sangat terbantu ekonomi keluarga dengan meningkatnya permintaan itu "
katanya.
Kepala
Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan, komoditas pisang menjadi andalan ekonomi petani.
Baca Juga:
APUK Dairi Gelar Talkshow Peran Perempuan dalam Keberlanjutan SDA dan Pameran Produk Lokal
"Setiap
hari puluhan ton dipasok ke pasar Rangkasbitung dan ke luar daerah, seperti
Jakarta dan Tangerang," kata dia.
Bahkan,
pisang menjadikan pendapatan bulanan petani dibandingkan tanaman lainya.
"Jika
tanam pisang seluas dua hektare dipastikan pendapatan Rp 8 juta per bulan,
" katanya. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.