"Karena Bang Ucok berjualan air mineral, dia diajarkan cara menghitung kembalian. Misalnya, jika harga satu botol Rp6 ribu dan pembeli membayar dengan uang Rp20 ribu, berapa kembaliannya? Ini juga bentuk pembelajaran berhitung yang praktis," jelasnya.
Koleksi Buku dan Peraturan di TBI STPL
Baca Juga:
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Anak Disabilitas di Jakarta Timur
TBI STPL menyediakan berbagai jenis buku bacaan, termasuk buku dalam huruf braille bagi penyandang disabilitas penglihatan atau tunanetra.
Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca di berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, serta membantu membangun rasa percaya diri dan mengembangkan potensi mereka.
"Awalnya, fokus kami adalah taman baca, tetapi kini berkembang ke berbagai aspek, termasuk fungsi rehabilitasi sosial bagi masyarakat, penyandang disabilitas, serta anak-anak sekolah," tambah Ena.
Baca Juga:
Modernisasi Pelayanan Kaum Disabilitas, PN Bekasi dan HWDI Teken MoU
TBI STPL beroperasi setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Pengelola menerapkan aturan tertentu di dalam ruangan, seperti larangan penggunaan gawai atau gadget, dengan tujuan mendorong interaksi langsung antara peserta dan instruktur.
Menurut data yang dihimpun, sekitar 200 anak dan remaja mengunjungi TBI setiap bulan.