Ia menyebut rumah dinas itu dikelilingi pagar yang cukup tinggi sehingga kecil kemungkinan kerusakan kaca tersebut disebabkan peluru nyasar.
“Itu pagar rumah dinas saya tingginya sekitar 2,5 meter,” ujar Lom Lom.
Baca Juga:
BNPB Pastikan Penanganan Cepat Korban Banjir dan Puting Beliung di Deli Serdang
Lom Lom menilai, apabila benar kerusakan kaca itu berasal dari tembakan, maka arah tembakan diduga mengarah langsung ke rumah dinasnya.
“Jadi kami berpikir tidak mungkin peluru nyasar,” ujar Lom Lom.
Menurutnya, jarak antara titik luar rumah dengan posisi kaca yang rusak diperkirakan tidak terlalu jauh.
Baca Juga:
Banding Kandas, Serma Tengku Tetap Dipenjara Seumur Hidup Usai Bunuh Istri
“Kalau memang benar tembakan, berarti memang diarahkan ke rumah ini dari jarak kurang lebih 20 meter,” kata Lom Lom.
Meski demikian, Lom Lom tidak ingin mendahului hasil penyelidikan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
Ia juga meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari polisi agar penyebab kerusakan kaca rumah dinas itu tidak menimbulkan spekulasi liar.