Ia menyebut rumah dinas itu dikelilingi pagar yang cukup tinggi sehingga kecil kemungkinan kerusakan kaca tersebut disebabkan peluru nyasar.
“Itu pagar rumah dinas saya tingginya sekitar 2,5 meter,” ujar Lom Lom.
Baca Juga:
Viral Satpam MBG Ditembak Begal, Pilih Pulang dari Rumah Sakit karena Biaya Operasi Rp50 Juta
Lom Lom menilai, apabila benar kerusakan kaca itu berasal dari tembakan, maka arah tembakan diduga mengarah langsung ke rumah dinasnya.
“Jadi kami berpikir tidak mungkin peluru nyasar,” ujar Lom Lom.
Menurutnya, jarak antara titik luar rumah dengan posisi kaca yang rusak diperkirakan tidak terlalu jauh.
Baca Juga:
Residivis Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai
“Kalau memang benar tembakan, berarti memang diarahkan ke rumah ini dari jarak kurang lebih 20 meter,” kata Lom Lom.
Meski demikian, Lom Lom tidak ingin mendahului hasil penyelidikan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
Ia juga meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari polisi agar penyebab kerusakan kaca rumah dinas itu tidak menimbulkan spekulasi liar.