WAHANANEWS.CO - Aksi diam-diam lima pria di bantaran Kali Ciliwung berujung penindakan ketika daging ikan sapu-sapu yang hendak dijadikan siomai justru dimusnahkan petugas di tempat kejadian.
Lima pria diamankan Satpol PP saat mengambil daging ikan sapu-sapu hasil tangkapan di bantaran anak Kali Ciliwung, kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026) -- daging tersebut rencananya akan diolah menjadi siomai.
Baca Juga:
Rusia Tuduh AS Kejar Minyak di Balik Intervensi Venezuela dan Iran
Satpol PP langsung mencegah pengolahan daging ikan sapu-sapu dengan cara memusnahkannya serta mengingatkan kelima pria tersebut agar tidak lagi menjual daging ikan tersebut karena berpotensi mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan manusia.
"Semua kita musnahkan dengan cara di kubur. Kami juga minta mereka untuk tidak menjual daging ikan sapu-sapu untuk dijual dengan dijadikan siomai," kata Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, Sabtu (25/4/2026).
Penindakan dilakukan setelah Satpol PP menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di lokasi, di mana kelima pria tersebut tengah menyiangi ikan sapu-sapu hasil tangkapan untuk diambil bagian daging dan telurnya.
Baca Juga:
Terkepung Kebun Sawit, Orang Utan Diselamatkan dari Konflik Warga
"Kami amankan setelah kami dapat laporan dari warga yang curiga aktifitas mereka," kata dia.
Seluruh hasil tangkapan langsung disita petugas untuk dimusnahkan setelah sebelumnya para pelaku disebut membuang kulit ikan sapu-sapu secara sembarangan usai mengambil daging dan telurnya.
Darwis mengungkapkan kelima pria tersebut merupakan warga Cikarang, Bekasi, dan dari lima orang yang diamankan hanya satu yang memiliki KTP.
Setelah mengambil bagian daging dan telur, kulit ikan sapu-sapu dibuang begitu saja, sementara kepada petugas mereka mengaku daging tersebut dijual ke pengepul di Cikarang untuk bahan pembuatan siomai.
"Kami amankan lima pria yang bekerja serta penjual daging ikan sapu-sapu," ujarnya.
Bagian telur ikan sapu-sapu dimanfaatkan oleh mereka sebagai umpan untuk memancing ikan.
Para pemburu ikan sapu-sapu ini, lanjut Darwis, biasanya mencari ikan di lokasi kali yang debit airnya berkurang atau sedang surut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]