WAHANANEWS.CO - Seekor tapir yang sebelumnya viral karena berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung, dilaporkan tewas setelah diduga disembelih oleh sekelompok warga. Polisi kini telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu langsung mengirim tim ke Kabupaten Mesuji untuk menelusuri kronologi kematian satwa dilindungi tersebut sekaligus berkoordinasi dengan pihak kepolisian pada Jumat (3/7/2026).
Baca Juga:
Gubernur Sumbar Mahyeldi Akan Tertibkan Pemandian Ilegal di TWA Mega Mendung
"Ya, kami sudah dapat informasinya bahwa tapir yang viral di Mesuji telah mati disembelih warga. Saat ini tim kami juga telah menuju lokasi untuk berkomunikasi dengan Polres serta melakukan peninjauan langsung," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu, Itno Itoyo.
Itno menjelaskan pihaknya pertama kali menerima potongan video pada Kamis (2/7/2026) yang memperlihatkan seekor tapir melintas di Jalan Lintas Register 45, Kabupaten Mesuji.
Dalam video tersebut, warga tampak berupaya mengamankan satwa liar itu sehingga BKSDA segera mengeluarkan imbauan melalui media sosial agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang membahayakan satwa maupun keselamatan diri sendiri.
Baca Juga:
Pemkab Rejang Lebong Siapkan Anggaran Rp7 Miliar untuk Program 100 Hari Kerja
"Maka kami telah melakukan imbauan melalui media sosial untuk mencegah masyarakat melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa liar maupun keselamatan warga," katanya.
Hingga sore hari, BKSDA masih meyakini tapir tersebut dalam kondisi hidup.
Namun, tidak lama kemudian pihaknya kembali menerima informasi disertai rekaman video yang menunjukkan tapir itu telah mati.