Dengan viralnya video uang baru tersebut pihak Kepolisian memberikan himbauan agar selalu waspada, akan tindak pidana kiriminal yang terpancing ada uang yang bernilai besar.
Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, terutama saat melakukan penukaran uang baru jelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga:
BPKN Desak BI dan Himbara Perbanyak Layanan Penukaran Uang Baru
Kebiasaan menukar uang menjelang lebaran, kata dia, terkadang dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu di tengah masyarakat. Pihaknya pun telah mengambil sejumlah langkah antisipatif untuk mencegah peredaran uang palsu.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima uang tunai. Pastikan keasliannya dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) atau dengan menukarkan uang di tempat resmi seperti perbankan," ucapnya.
Selain itu, Polres Pasuruan juga meningkatkan pengawasan terhadap jasa penukaran uang yang marak menjelang Lebaran.
Baca Juga:
Mau Tukar Uang Baru? BI Resmi Buka Layanan Pakai Aplikasi PINTAR
"Kami juga telah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memastikan adanya tanda keaslian atau pengemasan khusus pada uang yang ditukarkan, sehingga masyarakat lebih mudah dalam mengenali keasliannya," tuturnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.