Lanjut Alkadri, untuk tahun ajaran 2026, CCIT FTUI membuka tiga peminatan utama pada program PJJ, yakni Cyber Security, Digital Marketing, dan Digital Construction Technology. Sementara program reguler offline memiliki lebih banyak pilihan, termasuk Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), hingga Creative Multimedia.
CCIT FTUI mengusung metode pembelajaran 90 persen praktik dan 10 persen teori selama empat semester atau dua tahun pendidikan. Para pengajar berasal langsung dari kalangan praktisi industri, sedangkan pada semester akhir mahasiswa wajib menjalani magang industri sebagai syarat kelulusan.
Baca Juga:
Dokter Ari: Peran RSUI di Luar Ruang Praktek: Harus Juga Mendidik dan Mencerdaskan Bangsa
“Semester empat mereka wajib magang di industri, karena 90 persen pembelajaran di sini praktik. Jadi lulusan kami diharapkan benar-benar siap kerja,” jelasnya.
Selain pendidikan vokasi, peserta didik juga berkesempatan memperoleh sertifikasi internasional dari berbagai perusahaan global seperti Cisco, Autodesk, Meta, dan Adobe, sesuai bidang yang dipilih, ditambah sertifikasi nasional Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
CCIT FTUI saat ini juga menjalin kemitraan dengan sejumlah universitas internasional di Malaysia seperti Management and Science University (MSU), Asia e University (AeU), dan Asia Metropolitan University (AMU), sehingga lulusan dapat melanjutkan studi S1 hanya dalam dua tahun melalui sistem transfer kredit.
Baca Juga:
Versi THE WUR 2026: Ini 10 Kampus Terbaik di Asia Tenggara, RI Tidak Ada
Direktur CCIT Miktha Farid Alkadri, Dr.,S.Ars.,M.Ars sedang berpresentasi di hadapan edukatif bagi calon mahasiswa, guru, dan masyarakat umum di Open House CCIT FTUI 2.0 2026 vokasi profesional di bidang teknologi digital serta prospek karier masa mendatang, Sabtu (9/5/2026). [WAHANANEWS.CO / Hendrik Isnaini Raseukiy]
“Kami ingin lulusan CCIT bukan hanya siap kerja, tetapi juga punya kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional dengan waktu yang lebih efisien,” ungkap Miktha.
Saat ini, CCIT FTUI memiliki sekitar 500 siswa aktif dan akan kembali membuka intake mahasiswa baru pada September 2026 melalui jalur undangan maupun tes seleksi. Dengan konsep pendidikan non-gelar profesional berbasis industri, CCIT FTUI terus memperkuat posisinya sebagai alternatif pendidikan vokasi modern yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja digital.