Alkadri juga menjelaskan Semester 1 sampai 3 mereka belajar di kampus bersama para praktisi yang memang berasal dari industri. Semester 4 wajib magang, karena praktik menjadi syarat utama kelulusan.
“Lulusan kami bisa langsung melanjutkan S-1 hanya dua tahun di universitas mitra internasional karena SKS sudah ditransfer,” ungkapnya.
Baca Juga:
Dokter Ari: Peran RSUI di Luar Ruang Praktek: Harus Juga Mendidik dan Mencerdaskan Bangsa
Untuk biaya, program reguler offline dikenakan uang pangkal mulai Rp15 juta, dengan biaya semester bervariasi antara Rp8 juta hingga Rp11 juta tergantung jurusan. Sementara program PJJ sebagai pilot project mendapat potongan biaya dengan uang pangkal Rp10 juta dan biaya semester sekitar Rp6 juta.
Pendaftaran tersedia melalui jalur undangan bagi sekolah mitra maupun jalur tes umum. CCIT FTUI juga menyediakan sejumlah skema beasiswa dan subsidi biaya pendidikan bagi siswa berprestasi maupun calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dengan konsep vokasi berbasis praktik dan koneksi industri yang kuat, CCIT FTUI menargetkan lulusannya siap kerja sekaligus memiliki peluang pendidikan global.
[Redaktur: Teunku Isnain Raseukiy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.