WAHANANEWS.CO, Kota Depok — Meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk GEMA (Gerakan Amal Medis Ramadhan) 2026 kembali diselenggarakan untuk membantu anak-anak dari keluarga rentan yang memerlukan tindakan medis.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Iluni FKUI) bersama Wahana Visi Indonesia dan JYP Entertainment, dengan dukungan dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) serta sejumlah mitra lainnya.
Baca Juga:
FIE - PWI Kota Depok: Antihoaks dan Profesionalisme Berita Bencana
"Rangkaian kegiatan bakti sosial diawali dengan pemeriksaan praoperasi rawat jalan yang berlangsung pada 26–27 Februari 2026.
Selanjutnya, tindakan operasi dilaksanakan pada Minggu, 1 Maret 2026, bersamaan dengan seremoni pembukaan GEMA 2026 yang diresmikan oleh Ketua Umum Iluni FKUI, Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, Subspes. N TB, SpKP, AAK, didampingi Direktur Utama RSUI, dr. Kusuma Januarto, Sp.OG., Subsp.Obginsos.
Dalam kegiatan ini, delapan pasien anak menjalani tindakan operasi dengan berbagai kasus medis, antara lain palatoplasty 'celah langit-langit', hernia, hipospadia, dan polidaktili. Seluruh prosedur dilakukan oleh tim dokter dan tenaga kesehatan RSUI dengan mengedepankan standar keselamatan pasien.
Baca Juga:
Layanan Bedah Syaraf RSUI Program Karpet Merah untuk Neurologi
"Selain layanan operasi, program ini juga menyalurkan bantuan bagi pasien dari keluarga kurang mampu. Donasi tersebut disalurkan melalui Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama yang bekerja sama dengan bidan desa guna mempermudah jangkauan layanan, pemantauan kondisi pasien, serta edukasi kepada orang tua terkait pemenuhan nutrisi dan persiapan operasi," ujar Kusuma.
Kegiatan ini turut dihadiri para mitra kolaborasi. Dalam sambutannya, perwakilan mitra menyampaikan bahwa GEMA 2026 menjadi bentuk nyata sinergi berbagai pihak dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.
Pada kesempatan yang sama juga disampaikan bahwa pembagian dot khusus bagi bayi dengan kondisi sumbing secara gratis merupakan komitmen YKM NU tingkat pusat bersama Lestari Peduli Indonesia untuk membantu menekan risiko malnutrisi serta kematian akibat aspirasi pada bayi yang mengalami celah bibir dan langit-langit.