Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menilai tantangan besar dalam penerapan STEM adalah menumbuhkan minat berhitung di kalangan pelajar.
Menurutnya, keterampilan tersebut akan sangat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Pemerintah Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi, Satu Di antaranya Berlokasi di IKN
“Konteks STEM menimbulkan hasrat melakukan penghitungan dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu, dukungan publik penting untuk kemajuan pembelajaran," jelas Ferdiansyah.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin.
Ia berharap keberadaan panduan serta buku kurasi ini mampu menjadi sumber belajar yang inspiratif sekaligus aplikatif di berbagai satuan pendidikan.
Baca Juga:
Tahun Ini, Kemendikdasmen Target Revitalisasi 71.744 Gedung Sekolah
“Rilisnya panduan ini menjadi langkah signifikan memperkuat implementasi pembelajaran STEM. Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan literasi guru, murid, dan masyarakat," kata Toni.
Sebagai bentuk inovasi, seluruh materi STEM kini dapat diakses dengan mudah melalui Sistem Informasi Buku Indonesia (SIBI), sebuah platform digital resmi dari Kemendikdasmen.
Melalui SIBI, guru, pelajar, hingga masyarakat umum dapat memanfaatkan bahan ajar secara terbuka dan menyenangkan.