WAHANANEWS.CO, Jakarta — Dosen Program Studi Kesarjanaan Strata ke-1 (S-1) Desain Busana Sekolah Tinggi Desain Interstudi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMKN 58 Jakarta dan SMKN 32 Jakarta sebagai upaya pemberdayaan siswa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang desain busana.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dr Dewi Rahmawaty, Ph.D., sebagai narasumber utama dengan dukungan 11 mahasiswa yang terlibat sebagai tim pelaksana. Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada dampak nyata dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Ramadan Penuh Kolaborasi, PLN Tasikmalaya dan Pemkot Bersatu Jaga Terangnya Kota
Dalam pelaksanaannya, program mengangkat tema pemberdayaan melalui pengembangan ekonomi kreatif, penyelesaian persoalan sosial, serta peningkatan kepedulian lingkungan di lingkungan sekolah menengah kejuruan.
Sebanyak 11 mahasiswa, yakni Chae, Najwa, Lisa, Yani, Tya, Eko, Yeti, Khairul, Neera, Ovi, dan Fenny, berperan aktif mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Mereka membantu penyampaian materi, memfasilitasi sesi praktik, hingga menciptakan suasana belajar yang interaktif dan inspiratif.
Dewi menegaskan pentingnya kreativitas, inovasi, dan kemampuan memadukan teknologi dalam dunia desain busana agar siswa SMK mampu bersaing di sektor industri kreatif.
Baca Juga:
PLN Tasikmalaya Kolaborasi dengan Pemkot, Pastikan Keandalan Listrik Terjaga Selama Ramadan
“Kegiatan ini tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membangun semangat dan kepercayaan diri siswa untuk terus berkarya. Dunia kreatif membutuhkan generasi muda yang adaptif dan inovatif,” ujar Dewi, Rabu (6/5/2026).
Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa selama mengikuti rangkaian kegiatan. Metode pembelajaran yang memadukan teori dengan praktik langsung dinilai efektif dalam memperluas wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan peserta.
Selain memberi manfaat edukatif, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut guna mempersiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja.