WAHANANEWS.CO - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 bagi peserta didik baru jenjang SMA dan SMK selama lima hari.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman awal yang aman, menyenangkan, inklusif, dan bermakna bagi peserta didik saat memasuki lingkungan sekolah.
Baca Juga:
Alumni Pejuang Digital Sukses Dampingi Sekolah Dasar di 19 Kecamatan Sumedang
Melalui MPLS Ramah, siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan dan budaya sekolah, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan serta nilai-nilai yang mendukung proses pembelajaran.
Kemendikdasmen menilai hari pertama sekolah merupakan fase penting dalam masa transisi peserta didik ke lingkungan belajar yang baru.
Pengalaman positif pada tahap awal tersebut diyakini dapat membangun rasa percaya diri, meningkatkan motivasi belajar, serta membantu siswa beradaptasi dengan guru, teman, dan budaya sekolah.
Baca Juga:
Hari ke 2 Operasi Patuh, Sat Lantas Polres Kerinci Amankan 21 Kendaraan Bermotor Yang Melanggar
Karena itu, pelaksanaan MPLS Ramah 2026 diarahkan tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan sekolah, melainkan juga sebagai sarana memperkuat pendidikan karakter, menanamkan budaya hidup sehat, meningkatkan literasi digital, serta membangun kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi tantangan di era modern.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik baru akan mengikuti rangkaian kegiatan yang disusun secara bertahap. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan sekolah, penguatan karakter, asesmen kemampuan dasar, pembiasaan budaya belajar, hingga unjuk karya sebagai penutup kegiatan.
Rangkaian kegiatan tersebut disusun untuk membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh sekaligus membangun kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.