1. Menyerahkan draf awal, catatan penelitian, atau jurnal refleksi pembelajaran
2. Melakukan diskusi kelas atau presentasi lisan; ia harus menjelaskan alur pemikiran, argumen, dan metodologi yang digunakan
Baca Juga:
Meutya Hafid: Konektivitas Digital Harus Berdampak Nyata di Sekolah dan Puskesmas
3. Mengerjakan tugas yang memerlukan analisis mendalam, sintesis informasi dari berbagai sumber, atau evaluasi kritis terhadap suatufenomena.
Sementara itu, murid juga perlu diingatkan bahwa AI punya keterbatasan sehingga bisa menghasilkan informasi yang tidak akurat, bias, atau menyesatkan (halusinasi) dalam membantu proses membuat tugas. Maka, murid harus dilatih untuk:
1. Memverifikasi fakta dari hasil jawaban AI menggunakan sumber-sumber yang kredibel seperti jurnal akademik, buku teks, atau situs web institusi resmi
Baca Juga:
Menyiapkan Nalar Hakim Menghadapi KUHAP Baru: Dari Petunjuk ke Pengamatan Hakim
2. Mengidentifikasi bias dalam informasi yang dihasilkan AI
3. Belajar cara mengevaluasi kualitas dan relevansi informasi dari AI secara kritis.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.