• Seni Pertunjukan (Performing Arts)
Tingkat underemployment jurusan ini mencapai 62,3 persen karena banyak lulusannya bekerja di industri kreatif informal seperti hiburan, pendidikan seni, dan pariwisata, bahkan tidak sedikit yang akhirnya beralih profesi di luar bidang seni.
Baca Juga:
Dear Calon Mahasiswa 2026, Ini Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja dan Gaji Tinggi
Meski demikian, perkembangan platform digital dan media sosial membuka peluang baru bagi para seniman untuk berkarya dan memperoleh penghasilan secara mandiri.
• Ilmu Humaniora (Humanities)
Sekitar 56,5 persen lulusan bidang ini mengalami underemployment karena lapangan kerja spesifiknya relatif terbatas, meskipun mereka memiliki kemampuan analisis, menulis, dan berpikir kritis yang kuat.
Baca Juga:
Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan di 2025, Jurnalistik di Posisi Teratas
Di Indonesia, rumpun humaniora mencakup sastra, sejarah, filsafat, linguistik, hingga seni, dengan peluang kerja antara lain sebagai dosen, peneliti, maupun melalui jalur CPNS untuk beberapa formasi tertentu.
• Antropologi (Anthropology)
Jurusan Antropologi mencatat tingkat underemployment sebesar 55,9 persen karena kebutuhan industri terhadap bidang ini dinilai tidak terlalu besar dan cenderung spesifik.