WAHANANEWS.CO - Prestasi membanggakan ditorehkan SMA YPPK Yoanes XXIII Merauke.
Sekolah tersebut berhasil meraih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat Kabupaten Merauke setelah memborong juara pada enam bidang dari sembilan bidang yang diperlombakan.
Baca Juga:
Usai Kepala Polisi Foto Bareng Buron yang Kabur ke RI, Warga Filipina Geram
OSN tingkat Kabupaten Merauke berlangsung pada 27–29 Juli 2026. Prestasi tersebut menjadi kado istimewa bagi SMA YPPK Yoanes XXIII yang pada 1 Agustus 2026 memperingati Dies Natalis ke-63.
Koordinator Lomba OSN SMA Yoanes XXIII, Bernadetha Budiarti, S.Pd mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan dan persiapan yang dilakukan sekolah sejak Agustus 2025.
“Prestasi ini diraih delapan siswa yang mengikuti enam bidang OSN. Mereka dipersiapkan secara intensif bersama para guru sejak tahun lalu,” kata Bernadetha.
Baca Juga:
Tiba di Istana Malacañang, Presiden Jokowi Disambut Upacara Resmi
Enam bidang yang berhasil diraih SMA Yoanes XXIII yakni Astronomi, Biologi, Ekonomi, Matematika, Geografi, dan Kebumian.
Bidang Astronomi diraih Agustina Livia Renggo, Biologi oleh Grace Natalia Priciliya Apitulay, Ekonomi oleh Levaneyckha Guevara Lefteuw, dan Matematika oleh Gusti Hermawan.
Sementara itu, bidang Geografi diraih Anggun Brillian Maria Toyang dan Dominikus Deo Trianggoro. Bidang Kebumian diraih Jessie Maria Ruru dan Joseph C.G. Paliama.
Prestasi tersebut berlanjut di tingkat Provinsi Papua Selatan. Dua siswa SMA Yoanes XXIII berhasil meraih juara pertama OSN tingkat provinsi, yakni Levaneyckha Guevara Lefteuw pada bidang Ekonomi dan Grace Natalia Priciliya Apitulay pada bidang Biologi.
Keduanya berhak mewakili Provinsi Papua Selatan dalam OSN tingkat nasional 2026.
“Dengan hasil tersebut, kedua siswa berhak mewakili SMA YPPK Yoanes XXIII dan Provinsi Papua Selatan untuk mengikuti OSN tingkat nasional,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Yoanes XXIII, Yonas Bato' Rinding, S.Pd.
Selain dua siswa yang lolos melalui OSN, SMA Yoanes XXIII juga memiliki satu siswa yang berhasil menembus kompetisi nasional melalui bidang debat Bahasa Inggris.
Gracio Aldhiandra Chatin Bria meraih juara pertama Debat Bahasa Inggris tingkat Provinsi Papua Selatan dan dijadwalkan mewakili sekolah pada tingkat nasional pada akhir Agustus 2026.
Dua siswa lainnya, Ode Nurfajriel Christandah Ladamay dan Willyam Swarczh Naya, masing-masing meraih juara kedua dan ketiga dalam kompetisi tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan kemampuan siswa dalam bidang akademik, khususnya penguasaan Bahasa Inggris,” kata Yonas.
Raih Prestasi di FLS3N dan O2SN
Prestasi SMA Yoanes XXIII tidak hanya datang dari OSN. Dalam FLS3N tingkat Kabupaten Merauke, sekolah tersebut juga berhasil meraih sejumlah penghargaan.
Claudya Nikita Wibowo meraih juara pertama menulis cerpen, Kristian Lakeka meraih juara kedua instrumen solo gitar, sedangkan Tim Angelus Hendrik M. Koyop meraih juara kedua musik tradisional.
Di ajang O2SN, Albert Arimkesan berhasil meraih juara ketiga bidang atletik.
Sejumlah siswa lainnya juga memperoleh gelar juara harapan dalam berbagai kategori, antara lain Yohanes Emanuel R. Jaji pada menyanyi solo putra, Yunita Melati Taliak pada cipta lagu, Mega Dasmedase pada menyanyi solo putri, Tim Angela Patrisia Oktin pada film pendek, serta Yakobus Seran pada cabang renang.
Bernadetha berharap rangkaian prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi mereka.
“Kami berharap prestasi dalam OSN maupun FLS3N dapat memicu semangat belajar para siswa dan bisa dipertahankan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Dies Natalis ke-63
Perolehan berbagai prestasi tersebut turut mewarnai perayaan Dies Natalis ke-63 SMA YPPK Yoanes XXIII yang berdiri pada 1 Agustus 1963.
Sekolah tersebut didirikan berdasarkan SK Pendirian Nomor 1435/01/1963 tertanggal 26 September 1963 dan berada di bawah Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Keuskupan Agung Merauke.
Selama 63 tahun, SMA Yoanes XXIII telah mengalami 12 periode kepemimpinan kepala sekolah. Saat ini sekolah tersebut dipimpin Pastor Dr. Aloysius Batmyanik, MA., M.Pd., yang menjabat sejak Januari 2023.
Momentum Dies Natalis ke-63 juga beriringan dengan perayaan Yubileum Imamat ke-40 Pastor Aloysius Batmyanik. Perayaan tersebut dilaksanakan di kampung halamannya, Amdasa, Kepulauan Tanimbar, pada 12 Agustus 2026.
Perayaan itu dihadiri Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imawadawa, Bupati Kepulauan Tanimbar Riky Jawerisa beserta jajaran, Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar Laurens Anggito, serta para pastor dan suster.
Pastor Aloysius menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan guru atas prestasi yang telah diraih.
“Saya bersyukur atas prestasi luar biasa para siswa. Saya juga mengakui peran penting para guru yang mempersiapkan para siswa selama setahun penuh. Tanpa dedikasi para guru, prestasi ini tidak mungkin diraih,” katanya.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kado istimewa dalam peringatan Dies Natalis ke-63 SMA Yoanes XXIII sekaligus perayaan 40 tahun imamatnya.
Ia berharap prestasi para siswa dapat terus dipertahankan dan berkembang sehingga mampu membawa nama baik SMA Yoanes XXIII serta Provinsi Papua Selatan di tingkat nasional. (Sumber: Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc, Dosen dan Kepala Pusat Publikasi Ilmiah Institut Ilmu Ilmu Sosial Asia (Asian Social Insitute) Manila, juga Pengamat Sosial dan Pendidikan)