PT Nestlé Indonesia telah menarik seluruh produk formula bayi dengan nomor bets terdampak secara sukarela di bawah pengawasan BPOM.
Toksin cereulide sendiri diketahui merupakan racun yang dihasilkan bakteri Bacillus cereus dan bersifat tahan panas sehingga tidak dapat dinonaktifkan melalui penyeduhan air mendidih maupun proses pemasakan biasa.
Baca Juga:
Mutasi Polri, Kombes Pol. Mulia Prianto Menjadi Dir Samapta Polda Jambi
“Paparan toksin ini dapat menimbulkan gejala cepat dalam 30 menit hingga 6 jam berupa muntah hebat, diare, dan kelesuan yang tidak biasa,” ujar Taruna.
BPOM mengimbau masyarakat yang memiliki produk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1 untuk segera menghentikan penggunaan serta mengembalikannya ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen PT Nestlé Indonesia.
Masyarakat diminta tetap tenang karena produk Nestlé lainnya, termasuk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets di luar yang disebutkan, dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Baca Juga:
Kosmetik Ilegal Sulit Ditindak, Oknum Nakal Ganti Akun Silih Berganti
BPOM memastikan pengawasan pre-market dan post-market akan terus diperketat serta koordinasi dengan otoritas pengawas pangan internasional akan terus dilakukan.
Secara global, Nestlé telah menarik produk susu formula bayi merek SMA, BEBA, dan NAN di 49 negara yang tersebar di Eropa, Amerika, Asia, Oceania, dan Afrika.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.