WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil menuntaskan pemulihan jaringan transmisi listrik bertegangan 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
Berfungsinya kembali jalur transmisi ini menandai tersambungnya kembali sistem kelistrikan Aceh yang sebelumnya terisolasi akibat bencana dengan sistem interkoneksi besar Sumatra.
Baca Juga:
Lewat Sustainability Day 2026, PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi Berkelanjutan
Dengan kondisi tersebut, proses pemulihan kelistrikan di Aceh kini memasuki fase lanjutan, yakni pengoperasian kembali pembangkit listrik secara bertahap.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa transmisi Pangkalan Brandan–Langsa memiliki peran strategis sebagai tulang punggung interkoneksi antara sistem kelistrikan Sumatra dan Aceh.
Oleh karena itu, pemulihan jalur ini menjadi langkah fundamental dalam memperkuat kembali sistem kelistrikan Aceh pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah.
Baca Juga:
Dukung Operasional Data Center Microsoft, PLN Selesaikan Proyek Listrik di Cikarang dan Karawang
Tampilan salah satu tower transmisi 150 kV Pangkalan Brandan - Langsa di Aceh Tamiang yang terdampak parah oleh bencana banjir (kiri) dan tower darurat (kanan) yang berhasil dibangun untuk memulihkan kembali interkoneksi listrik Sumatra ke Aceh.
“Tersambungnya kembali transmisi Pangkalan Brandan–Langsa adalah titik penting dalam pemulihan kelistrikan Aceh. Jalur ini menjadi backbone interkoneksi Sumatra–Aceh, sehingga pemulihannya membuka jalan bagi tahapan lanjutan pemulihan sistem secara menyeluruh,” ujar Darmawan di Aceh Tamiang pada Rabu (17/12/2025).
Upaya pemulihan interkoneksi tersebut dilakukan dengan membangun tower darurat di sejumlah titik transmisi yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.